Showing posts with label artikel. Show all posts
Showing posts with label artikel. Show all posts

Tanda-Tanda Hamil Anak Perempuan

Tanda-Tanda Hamil Anak Perempuan
Ciri contoh tanda tanda hamil anak perempuan - Untuk mengetahui jenis kelamin bayi, biasanya bisa diketahui dengan menggunakan USG. Tapi, banyak mitos dan cerita dari orangtua cara menentukan jenis kelamin dengan meihat tanda-tanda tertentu.
Ada beberapa tanda yang bisa wanita lihat apakah Anda sedang hamil anak perempuan seperti dikutip babyexpert, Rabu (19/2/2014):

1. Anda lebih cantik

Ini adalah keyakinan orang tua bahwa ketika wanita hamil bayi perempuan. Wanita yang hamil bayi perempuan menjadi lebih cantik. Pipinya memerah dan bersinar.

Kehadiran bayi perempuan juga menambah sentuhan feminin pada ibu.

2. Bayi lebih besar

Ini tak ada bukti ilmiah, tapi ibu dan nenek mengatakan dari pengalaman. Jika hamil anak perempuan, perutnya membesar mulai bulan ke-6. Selain itu penambahan berat badan kemana-mana.Pinggul menjadi bengkak, bahkan ke paha dan wajah.

3. Ingin makan manis

Ini adalah perkataan orang tua bahwa jika Anda hamil bayi perempuan maka senang yang manis-manis.

4. Detak jantung

Jika detak jantung lebih cepat dari 140, maka anak Anda perempuan.

5. Morning sickness akut

Dr Geetha Venkat, Direktur Harley Street Klinik Fertilitas mengatakan, menjelaskan mitos yang populer menyebutkan seorang wanit akan mengalami morning sickness yang parah akan memiliki bayi perempuan. Namun, ini bukan sarat mutlak.

"Ada beberapa alasan di balik ini. Hormon bisa membuat wanita sangat buruk dan jika bayi Anda perempuan, akan ada peningkatan estrogen dalam tubuh Anda yang sering menyebabkan sakit," katanya

Tahukah anda ? Tidur Nyenyak Pada Bayi Mempengaruhi Kecerdasannya

Tahukah anda ? Tidur Nyenyak Pada Bayi Mempengaruhi Kecerdasannya
Tahukah Anda ternyata tidurnya si kecil bisa mempengaruhi kecerdasan anak, yaitu tidur bayi yang nyenyak. DIkatakan tidur si kecil yang nyenyak apabila sudah mencapai pada fase non-REM (R...apid Eye Movement), yaitu tidak terlihat lagi adanya gerakan gerakan kedua bola mata.

Pernyataan ini dipaparkan oleh Prof. Dr. Taslim S. Soetomanggolo, Sp.A(K) dalam symposium awam bertema “Upaya Meningkatkan Perkembangan Anak yang Optimal dan Kiat Awet Muda” pada tanggal 11 Agustus kemarin di Hotel Borobudur Jakarta. Pada umumnya seluruh tidur bayi sebanyak 30%-nya merupakan tidur yang non-REMS.

Tidur nyenyak bayi diduga dpaat merangsang kecerdasan anak sebab ketika si kecil tidur nyenyak, perkembangan otak berlangsung.

Di samping itu, pada saat ia tidur, hormon hormon pertumbuhan dan perkembangan akan keluar dan dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan fisik si kecil.

Bayi yang baru lahir membutuhkan tidur sekitar dua puluh jam dalam sehari.

Anak mulai bisa tidur teratur ketika menginjak usia tiga bulan. Jika sudah memasuki usia ini seorang bayi masih belum memiliki jadwal dan waktu tidur yang teratur,

Anda sebagai orang tua harus segera mencari penyebabnya untuk kemudian mencari solusi dari gangguan tidur tersebut agar anak Anda bisa mempunyai pertumbuhan badan dan perkembangan intelektual yang optimal.

Nah maka dari itu Bunda, banyak ahli tidak menganjurkan untuk membangunkan bayi yang sedang dalam keadaan tidur.
(sumber: ibundacerdas.com)

Ciri-Ciri Hamil Anak Lelaki

Ciri-Ciri Hamil Anak Lelaki
Saat seorang wanita sedang mengandung, maka akan ada pertanyaan yang sangat penting. Apakah ia sedang mengandung bayi laki-laki atau wanita. Pertanyaan ini sangat penting bagi mereka yang menginginkan bayi dengan kelamin tertentu.
Bagi mereka yang tinggal di kota dan mempunyai peralatan yang canggih, seperti ultrasound sonografi (USG), tidak susah untuk melihat jenis kelamin sang calon bayi. Tapi bagi mereka yang tidak mempunyai akses, tentu bertanya-tanya.

Namun demikian, apapun kelamin sang jabang bayi, kesehatan sang bayi jauh lebih penting dari semuanya. Tapi tetap saja ada harapan dari orang tua, terutama bagi mereka yang sudah mempunyai anak, baik itu laki-laki atau perempuan.

Lalu bagaimana kita memprediksi jika bayi kita yang tengah dikandung laki-laki atau perempuan? Tentu hal ini juga akan memudahkan orang tua dalam menyiapkan nama atau perlengkapan saat kelahiran nantinya.

Berikut ciri-ciri yang kami kutip dari Boldsky, jika Anda sedang mengandung bayi laki-laki:

Posisi perut. Jika kandungan ada di bawah perut, maka bisa dipastikan Anda sedang mengandung bayi laki-laki.

Warna urine. Jarang sekali wanita melihat urinenya saat hamil, tapi inibisa menjadi tanda khusus. Jika urine berwarna lebih gelap, maka Anda sedang mengandung bayi laki-laki.

Jerawat. Hormon selama kehamilan memberikan peranan penting. Jika Anda teratur mendapatkan jerawat, itu adalah tanda Anda sedang mengandung bayi laki-laki.

Perut kecil. Banyak yang percaya, jika perut Anda tidak terlalu besar saat kehamilan, maka Anda hamil dengan anak laki-laki.

Ukuran payudara. Selama kehamilan ukuran payudara terus tumbuh membesar. Namun ketika Anda mengandung anak laki-laki, maka ukuran payudara sebelah kanan akan lebih besar daripada sebelah kiri.

Kaki dingin. Panas tubuh wanita hamil memang berubah, dan cenderung lebih hangat. Namun jika pada kaki suhunya dingin, maka Anda mengandung bayi laki-laki.

Detak jantung. Ini bisa menjadi petunjuk yang penting. Jika detak jantung di bawah 140 denyut per menit, maka bayi Anda adalah laki-laki.

Rambut tumbuh. Kecepatan pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh hormon, jika kandungan Anda adalah laki-laki, maka pertumbuhan rambut lebih cepat.

Ngidam. Wanita yang umumnya memiliki keinginan untuk makan yang asam atau asin, kecenderungan akan memiliki bayi laki-laki.

Posisi tidur. Selama kahamilan, wanita sering cepat lelah. Dan jika posisi tidur sering miring ke kiri, maka ia sedang mengandung anak laki-laki.

Tangan. Saat mengandung anak laki-laki, tangan akan sering kering dan cenderung pecah-pecah, walaupun sudah memakai pelembab.

Tanda-tanda ini memang bukan patokan kepastian Anda memiliki bayi laki-laki, namun seiring dengan penelitian yang ada di masyarakat, perbedaan antara mengandung bayi laki-laki dan perempuan sering menjadi isu saat seorang wanita mengandung.

8 Tips Dalam Menyusui Bayi

8 Tips Dalam Menyusui Bayi
8 Tips Dalam Menyusui Bayi - Saat ini, tak sedikit ibu yang mengalami kesulitan dalam menyusui bayinya secara eksklusif selama 6 bulan. Apalagi meneruskan aktivitas menyusuinya hingga Si Kecil berusia 2 tahun dengan MPASI yang sesuai. Tak banyak ibu yang berhasil melakukan hal-hal tersebut, karena berbagai faktor.

Menurut Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Mia Sutanto, ada beberapa hal yang dapat dilakukan para ibu sejak hamil, agar dapat sukses menyusui. Berikut beberapa tipsnya.

1. Percaya diri bahwa Anda dapat menyusui.
2. Mencari informasi bersama dengan suami mengenai manfaat ASI, manfaat dan tata cara inisiasi m enyusu dini (IMD), teknik menyusui, dan teknik memerah ASI.
3. Mencari tenaga dan fasilitas kesehatan yang mendukung penggunaan ASI, melakukan IMD yang tepat, dan rawat gabung.
4. Melakukan IMD segera setelah bayi lahir.
5. Minta agar bayi dirawat dalam 1 ruangan bersama ibu segera setelah bayi lahir.
6. Tidak memberikan dot atau empeng pada bayi.
7. Mencari komunitas dan tempat kerja yang mendukung ASI.
8. Jika Anda harus kembali bekerja setelah cuti melahirkan, Anda masih tetap dapat memberikan ASI meski terpisah dengan Si Kecil, misalnya dengan memerah ASI.

Tanda-Tanda Anda Mengandung Bayi Laki-laki

Tanda-Tanda Anda Mengandung Bayi Laki-laki - Bagi orang Indonesia, ada kebanggaan tersendiri saat memiliki anak laki-laki, bahkan di beberapa budaya tertentu, memiliki anak laki-laki menjadi kewajiban bagi pasangan suami-istri.

Tanda-Tanda Anda Mengandung Bayi Laki-laki

Untuk mengetahui jenis kelamin jabang bayi, ayah dan bunda yang modern tentu memilih menggunakan teknologi ultrasonografi (USG), yang seiring dengan waktu terus melesat pesat. Bahkan dengan fitur 3 D, para bunda yang tengah mengandung bukan hanya dapat mengetahui jenis kelamin si jabang bayi dengan tingkat akurasi yang tinggi. Melainkan juga bisa melihat anatomi dan gerakan bayi di dalam perut.

Namun, bagi para orangtua zaman dahulu, untuk mengetahui jenis kelamin bayi, mereka tidak memerlukan teknologi mutakhir, tetapi memprediksi dari gejala yang dialami oleh sang calon bunda.

Berikut beberapa lima tanda janin yang ada di dalam perut Anda adalah laki-laki:

1. Bentuk perut terlihat bulat sempurna seperti bola basket.

2. Posisi perut lebih condong ke arah bawah.

3. Daerah areola (daerah hitam sekitar puting susu).

4. Detak jantung bayi kurang dari 140 detik per menit.

5. Jika menggantungkan cincin kawin di atas perut, maka cincin tersebut akan bergerak memutar.

kompas.com

Ini Dia Syarat yang Aman Untuk Puasa Saat Anda Hamil atau Menyusui

Ini Dia Syarat yang Aman Untuk Puasa Saat Anda Hamil atau Menyusui - Ketika puasa, seringkali tubuh merasa lemas. Ini disebabkan karena Anda harus menahan lapar dan haus selama 14 jam tanpa persiapan yang memadai. Bagaimana dengan ibu hamil dan menyusui? Apakah puasa bisa mengganggu kesehatan ibu dan janin, serta memengaruhi produksi air susu?

Ini Dia Syarat yang Aman Untuk Puasa Saat Anda Hamil atau Menyusui

"Pada dasarnya, puasa itu sehat. Maka setiap orang boleh melakukannya termasuk ibu hamil dan menyusui," jelas ahli gizi, dr Fiastuti Witjaksono, MS, SpGK, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Fiastuti menambahkan bahwa puasa tidak akan mengganggu kehamilan dan perkembangan janin pada bumil. Selain itu, puasa juga tidak akan mengurangi produksi air susu. Jika terjadi perubahan volume dan produksi ASI, biasanya ini hanya terjadi di minggu awal berpuasa. Sifatnya juga sementara karena tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan perubahan waktu makan.

Hanya saja, ketika bumil dan ibu menyusui ingin berpuasa pastikan kondisi tubuh memang sehat. Asalkan Anda sehat, dengan pola makan sahur dan buka yang tepat maka puasa terbilang aman untuk Anda. Yang harus diperhatikan adalah persentase kebutuhan makanan saat sahur dan berbuka, serta varian makanan yang dikonsumsi.

"Sebenarnya, jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh antara puasa dan tidak puasa itu sama saja, karena Anda tetap beraktivitas seperti biasa. Yang berubah hanyalah jadwal makan dan porsinya saja," tambahnya.

Saat sahur ibu sebaiknya makan makanan besar 30 persen, makanan kecil 10 persen, dan minum tiga gelas air putih. Ibu sebaiknya memilih karbohidrat kompleks, sayur, dan buah.

Sedangkan saat berbuka sebaiknya santap makan makanan penutup 15 persen, makanan besar 30 persen, makanan kecil 15 persen, dan minum air putih lima gelas. "Hindari makanan yang terlalu manis, berlemak, asam atau pedas, karena ini bisa memengaruhi air susu ibu," sarannya.